Beberapajenis kelinci yang populer dijadikan hewan peliharaan adalah seperti kelinci Anggora, kelinci Belanda, dan kelinci Himalaya. Idealnya kandang yang baik untuk hewan peliharaan adalah yang jauh dari kebisingan. Memang setiap hewan memiliki tingkat sensitif terhadap kebisingan yang berbeda. Yang paling sering kita saksikan adalah 1 Tempat Tinggal yang Nyaman. Langkah pertama merawat kelinci ialah siapkan tempat kandang dengan ukuran 200 x 70 x 70 cm dan tinggi 50 cm. 2. Menyiapkan Tempat Untuk Bersembunyi. Seperti yang diketahui, kelinci meurpakan hewan yang sangat suka bersembunyi untuk melindungi diri dari hal-hal yang membahayakan. Untukdua ekor kelinci kecil, ukuran minimum kandang yang disarankan adalah 150 x 60 x 60 sentimeter (panjang x lebar x tinggi). Jika kelinci Anda berukuran lebih besar, ukuran kandang yang disarankan menjadi 185 x 90 x 90 sentimeter. Vay Tiền Nhanh. Sobat Pintar, sebagai pecinta hewan sudah pasti suka dengan kelinci. Hewan berbulu lembut dan jalannya melompat-lompat ini memang sangat lagi kelinci juga jenis yang bisa dipelihara di rumah. Pemberian makannya pun juga tidaklah sulit, mengingat ada jenis rumput makanan kelinci yang bisa dicari dengan mudahnya untuk kebutuhan makanannya sehari-hari. Daftar IsiJenis Rumput Makanan Kelinci1. Rumput Odot2. Rumput Timothy3. Rumput Sintrong4. Rumput Legetan5. Rumput Alfalfa6. Rumput Bandotan7. Rumput Gulma8. Rumput Hay9. Rumput lain-lainJenis Rumput Makanan KelinciJenis rumput makanan kelinci - family handy manPemberian pakan kepada kelinci memang harus sangat diperhatikan. Karena dari pakan ini membuat kelinci selalu sehat, apalagi jika Sobat Pintar memberikan pakan yang kesukaan kelinci salah satunya adalah rerumputan yang mudah ditemukan disekitar kita, di mana Petpi sudah merangkum jenis rumput apa saja yang bisa Sobat Pintar berikan kepada kelinci ini adalah jenis rumput makanan kelinci yang disukainya1. Rumput Odotrumput odot untuk kelinci - Kampus TaniJenis rumput pertama yang bisa Sobat Pintar berikan kepada kelinci adalah rumput odot. Rumput odot sendiri sudah dikenal sebagai salah satu pakan ternak yang cukup Amerika sendiri, rumput ini digunakan untuk pakan domba ataupun kambing. Di Indonesia sendiri rumput ini juga mudah ditemukan, bahkan untuk dikembangkan sendiri tidaklah sulit. Kandungan protein yang ada dalam rumput odot cukup tinggi yaitu sekitar 12% hingga 14%. Kandungan ini sendiri akan membuat kelinci terjaga imun itu, rumput odot memiliki tekstur yang lembut, lunak dan tidak berbulu. Sehingga cocok sekali untuk diberikan kepada kelinci. 2. Rumput Timothyrumput timothy makanan kelinci - LazadaSering disebut sebagai rumput buntut kucing, rumput yang satu ini memiliki kualitas yang sangat baik untuk menjadi pakan timothy sendiri sangatlah mudah untuk ditemukan karena banyak sekali tumbuh di padang luas. Kandungan protein, serat dan mineral yang ada di rumput ini cukup tinggi. Sehingga sangat bagus untuk pencernaan kelinci. 3. Rumput Sintrongmanfaat rumput sintrong untuk kelinci - planter and foresterRumput yang bisa dijadikan pakan untuk kelinci yang selanjutnya adalah rumput sintrong. Rumput yang satu ini sering dianggap hama oleh manusia, karena memang bisa tumbuh liar di mana jika Sobat Pintar memelihara kelinci dan terdapat rumput sintrong lebih baik dimanfaatkan. Karena rumput ini sendiri memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Sayangnya, perlu Sobat Pintar ketahui bahwa kandungan air dan getah dari rumput sintrong ini cukup tinggi. Sehingga Petpi menyarankan sebelum diberikan kepada kelinci kesayangan ada baiknya rumput ini dilayukan terlebih dahulu agar kandungan air dan getahnya jika diberikan pada saat segar, bisa membuat kelinci mengalami masalah pencernaan. 4. Rumput Legetanrumput legetan untuk pakan kelinci - inaturalistRumput legetan atau biasa dikenal sebagai rumput wedusan ini memang juga dikenal sebagai pakan kelinci. Hanya saja, rumput ini ternyata tidak begitu favorit diberikan kepada kelinci, karena rumput ini memiliki dampak buruk bagi ginjal pemberiannya pun tidak bisa terlalu banyak. Mungkin kamu bisa memberikannya seminggu sekali karena rumput yang satu ini sangat baik untuk tulang dan gigi kelinci. 5. Rumput Alfalfarumput alfalfa pakan kelinci - biolibRumput makanan kelinci selanjutnya adalah rumput alfalfa. Rumput yang dipercaya merupakan jenis paling tua di bumi. Di mana rumput ini memang dikenal sebagai pakan kelinci yang rumput alfalfa ini terdapat kandungan protein hingga 18%. Banyak yang mengatakan bahwa rumput ini mampu meningkatkan produksi air susu untuk induk kelinci. 6. Rumput Bandotanpakan kelinci rumput bandotan - WikimediaRumput Bandotan juga menjadi salah satu jenis rumput yang bisa diberikan kepada kelinci. Rumput yang satu ini sangat mudah ditemukan di mana saja bahkan di halaman untuk pemberian rumput bandotan ke kelinci lebih baik tidak terlalu banyak karena banyak sekali kelinci yang tidak begitu suka akan rumput ini. Jika Sobat Pintar ingin memberikan rumput bandotan, ada baiknya dalam jumlah sedikit dan dicampur dengan jenis rumput lain seperti odot atau ada juga beberapa kelinci yang lahap memakan rumput yang memiliki bunga ini. Jika ingin kelinci lebih lahap makan rumput ini, ada baiknya Sobat Pintar keringkan terlebih dahulu. 7. Rumput Gulmarumput gulma pakan tambahan kelinci - membangunperkebunankelapasawitSatu jenis rumput yang sering dianggap hama tapi sangat baik untuk menjadi salah satu jenis pakan kelinci yaitu rumput yang satu ini sendiri sering kali tumbuh di mana saja termasuk kebun atau dekat sawah. Jika ada rumput ini, biasanya akan dibabat habis karena ia adalah tanaman parasit. Namun, jika Sobat Pintar memelihara kelinci maka bisa diberikan rumput gulma ini sebagai pakan yang satu ini cukup disenangi oleh kelinci, hanya saja perlu dicatat untuk tetap memberikan pakan tambahan agar kelinci tetap gulma paling baik diberikan jika sudah dilayukan terlebih dahulu agar kelinci lebih lahap makannya. 8. Rumput Hayrumput hay pakan favorit kelinci - Kampus TaniJika berbicara jenis rumput yang bisa diberikan kepada kelinci selanjutnya adalah rumput hay. Rumput yang satu ini adalah jenis rumput yang sudah dikeringkan dan sangat disenangi oleh hay ini sendiri biasanya adalah rumput seperti odot, alfalfa, jerami ataupun timothy yang dicampur menjadi satu dan juga dikeringkan. Makanan ini hampir cocok untuk semua jenis kelinci, di mana juga akan sangat bagus sekali kesehatan pencernaan hewan yang jalannya melompat peternak kelinci berkualitas juga memberikan pakan rumput hay sekitar 80% dan sisanya diberikan pakan Rumput lain-lainSebenarnya masih banyak lagi jenis-jenis rumput yang cocok untuk pakan kelinci. Seperti jenis patikan kebo, jombang dan itu juga ada dedaunan yang bisa dijadikan pakan kelinci, diantaranya adalah indigofera, kelor, gamal, turi, daun pepaya dan Pintar, itulah beberapa jenis rumput makanan kelinci terbaik. Di mana memang rumput-rumput tersebut sudah terbukti bisa membuat kelinci doyan makan dan juga tetap dalam keadaan juga menyarankan untuk memberikan pakan tambahan seperti buah atau jenis sayuran lain bahkan pelet untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi kelinci. Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram pintarpet untuk tahu informasi tentang Kelinci terbaru lainnya! Perhatian Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat. Terbit Kamis, 27 Mei 2021, 1600 WIB Update pada Senin, 22 November 2021, 1600 WIB Rekomendasi desain dan ukuran kandang kelinci yang baik dengan desain minimalis, bertingkat, hingga konsep yang unik dari kayu hingga bambu. Desain & Ukuran Kandang Kelinci – Kelinci merupakan hewan mamalia yang memiliki bulu lembut dengan ciri khas telinganya yang panjang. Hewan lucu yang satu ini seringkali dijadikan pilihan sebagai peliharaan karena sangat menggemaskan dan jinak. Hewan ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelinci pedaging dan kelinci hias. Kelinci pedaging mempunyai berat badan yang besar dan biasa diternak untuk dikonsumsi. Sedangkan kelinci hias mempunyai tampilan fisik yang tidak terlalu besar dan biasanya sudah jinak. Saat memelihara kedua kelinci tersebut, pemilik kelinci wajib mempunyai kandang. Kandang kelinci merupakan hal yang paling penting saat memelihara kelinci agar kesehatan dan keamanan kelinci terjamin. Selain itu, kandang kelinci juga dapat memudahkan pemilik untuk melakukan perawatan, pembersihan, juga memasukkan makanan kelinci dengan mudah. Baca Juga 6 Tips Membuat & Memilih Kandang Anjing Yang Aman dan Nyaman Desain Kandang Kelinci Kandang kelinci memiliki desain yang unik dan minimalis. Bahan dasar untuk membuat kandang kelinci juga cukup beragam, mulai dari kayu, galvanis, hingga bambu. Jika kamu masih bingung untuk memilih kandang kelinci yang ideal, berikut ini rekomendasi 7 desain kandang kelinci yang bisa menjadi inspirasimu. 1. Kandang Kelinci Galvanis Ukuran Ideal Kandang Kelinci Kandang kelinci Galvanis yang memiliki bahan dasar baja ringan bisa kamu temukan dengan mudah di pet shop atau di Tokopedia. Kandang yang satu ini bisa dibilang fleksibel karena bisa menyimpan berbagai jenis hewan tidak terbatas pada kelinci saja. Keunggulan dari kandang kelinci galvanis adalah tidak ribet dan tahan lama. Namun, jika sering terkena air hujan, kandang kelinci ini akan sedikit berkarat. Kandang kelinci galvanis cocok disimpan di dalam atau di luar ruangan, ukurannya pun bermacam-macam tergantung pada ukuran kelinci. Kamu harus membeli kandang kelinci yang agak luas agar kelinci bebas untuk bergerak, makan, minum, dan buang kotoran di dalam kandang. 2. Kandang Kelinci Kayu Lebih Minimalis Sumber Gambar Tokopedia Kandang kelinci dari kayu menjadi salah satu desain favorit karena minimalis dan sangat praktis. Bahan kayu juga mudah untuk ditemukan dan memiliki harga yang cukup murah. Dengan bahan dasar kayu, kamu bisa membuat kandang kelinci sesuai desain yang diinginkan, baik memiliki konsep taman, berbentuk rumah, hingga kandang kelinci bertingkat. Kandang kelinci kayu cocok disimpan di luar ruangan dengan banyak tumbuhan di sekitarnya agar kelinci merasa sejuk dan segar. Jangan lupa sediakan tempat makan dan juga tempat kelinci untuk membuang kotoran. 3. Kandang Kelinci dari Bambu Sumber Gambar My Pet Rabbit Bambu merupakan bahan dasar yang seringkali mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Bambu yang diperlukan harus memiliki ukuran yang hampir sama agar kandang kelinci bisa menjadi simetris. Bambu disusun rapi tanpa celah yang diperkokoh menggunakan paku. Tambahkan ventilasi udara agar kelinci dapat bernafas dengan leluasa dan terkena sinar matahari. Selain bahan dasar kayu, kandang kelinci dari bambu juga bisa disimpan di luar ruangan, seperti di halaman rumah. Kamu bisa membuat kandang kelinci dari bambu berbentuk persegi panjang untuk satu ekor kelinci juga kandang yang memiliki desain unik rumah dari bambu seperti gambar di atas yang bisa menampung banyak kelinci. 4. Kandang Kelinci dengan Konsep Taman Unik Sumber Gambar Pinterest Halaman rumah seringkali dimanfaatkan untuk menanam berbagai macam tanaman, kolam ikan, hingga kandang untuk hewan-hewan yang dipelihara. Untuk kamu yang memiliki halaman rumah cukup luas, kamu bisa mencoba desain kandang kelinci yang memiliki konsep taman yang unik. Kandang kelinci ini bersifat terbuka di luar ruangan lengkap dengan rumah kelinci untuk berteduh dan juga makan. Konsep yang satu ini akan membuat kelinci dengan leluasa bermain di alam terbuka tanpa harus takut hilang karena dilengkapi pagar pembatas yang tidak akan membuat kelinci kabur. Pagar pembatas taman harus dibuat agak tinggi agar kelinci tidak bisa melompatinya. Selain itu, lengkapi taman kelinci dengan berbagai tumbuhan agar terlihat sejuk dan bervariasi. Berbentuk Rumah Sumber Gambar Pinterest Atap kandang kelinci biasanya dibuat datar dan berbentuk persegi panjang. Namun, jika kamu bosan dengan desain yang seperti itu, kamu bisa memodifikasi kandang kelinci dengan desain yang mirip dengan rumah. Rumah kandang kelinci bisa dibuat bertingkat atau satu tingkat sesuai selera. Kamu juga bisa memilih bahan seperti kayu atau bambu lengkap dengan atap rumah yang dari asbes, kayu, atau genteng. Perlu dicatat, kandang kelinci harus dibuat dengan ukuran ideal agar kotoran kelinci tidak menempel pada badan kelinci hingga menyebabkan berbagai penyakit. 6. Lebih Luas dengan Kandang Kelinci Bertingkat Sumber Gambar Pinterest Kandang kelinci bertingkat juga bisa menjadi opsi saat ingin membuat kandang kelinci yang lebih luas. Untuk kandang ini, kamu bisa memasukkan kelinci lebih dari satu ekor. Kandang yang lebih luas memudahkan kelinci untuk bermain-main dan juga berlompat. Kandang ini bisa terbuat dari galvanis, kayu atau bambu sesuai selera atau bahan yang telah tersedia. Ukuran kandang usahakan 4 kali lebih besar dari ukuran kelinci. Bagian alas harus memiliki bahan yang kuat karena terkadang kelinci senang untuk berlompat. Hindari celah di bagian alas agar kaki kelinci tidak terjepit. Selain itu, kandang kelinci bertingkat juga bisa menjadi solusi praktis untuk ternak kelinci karena bisa menampung banyak kelinci dengan model bertingkat. 7. Kandang Khusus Kelinci Ternak Sumber Gambar Tokopedia Ternak kelinci dilakukan saat seseorang ingin memperjual belikan kelinci atau mengolah bulu dan dagingnya. Kandang kelinci khusus kelinci ternak memiliki model bersusun yang berfungsi untuk menghemat tempat dan biaya. Ukuran kandang sebaiknya 60 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 70 cm. Material untuk kandang khusus kelinci ternak biasanya terbuat dari galvanis, bambu, atau papan kayu. Kandang kelinci yang dibuat bersebelahan antara satu dengan yang lainnya untuk memudahkan peternak saat memantau pertumbuhan kelinci. Jangan lupa sediakan tempat minum dan makan kelinci di dalam kandangnya. baca juga 5 Cara Merawat Kucing Persia, Hewan Lucu dengan Bulu Indah Ukuran Ideal Kandang Kelinci Sumber Gambar Pixabay Setelah mengetahui desain kandang kelinci, ukuran kandang merupakan hal yang paling penting. Ukuran ideal kandang kelinci akan membuat kelinci nyaman saat di dalam kandang, selain itu kelinci tidak akan mudah loncat keluar kandang. Untuk membuat kandang kelinci yang nyaman, rangka kelinci harus memiliki lebar 75 cm, tinggi 40 cm, dan luas 120 cm. Bagian pintu kelinci memiliki lebar 15 cm dengan tinggi 20 cm. Tinggi atap bisa dilebihkan atau dimodifikasi sesuai kebutuhan jika ingin membuat kandang tingkat atau berbentuk rumah. Atap rumah kelinci bisa terbuat dari genteng, terpal, asbes, atau kayu. Baca Juga 10 Manfaat Memelihara Kucing bagi Kesehatan Tubuh dan Mental Nah, itu dia rekomendasi desain dan ukuran kandang ideal kelinci yang nyaman agar kelinci tetap terjaga kesehatannya dan keamanannya terjamin. Sudah menemukan desain favoritmu, Toppers? Selain membuat sendiri, kamu juga bisa membeli kandang kelinci dengan penawaran harga terbaik hanya di Tokopedia! Untuk merawat hewan peliharaan dengan baik, kamu juga perlu lengkapi produk perlengkapan hewan peliharaan dan makanan hewan, ya! Temukan makanan kucing berkualitas dengan harga terjangkau di sini! Kalian semua tentu tahu hewan kelinci. Yap, kelinci adalah mamalia dengan empat kaki yang memiliki bulu tebal di sekujur tubuhnya. Kelinci terbagi menjadi dua, kelinci peliharaan dan kelinci pedaging. Kelinci pedaging biasanya memiliki tubuh yang lebih besar dari kelinci peliharaan. Kelinci memiliki jenis yang sangat beragam, mulai dari yang lokal sampai yang berasal dari luar negeri. Setiap jenis kelinci pun memiliki harga yang berbeda-beda. Berikut jenis-jenis kelinci yang cukup populer untuk dipelihara. Jenis kelinci populer untuk dipelihara Agar kamu bisa memilih dengan tepat kira-kira mana jenis kelinci yang paling cocok untuk diperlihara, simak jenis-jenis kelinci berikut ini. 1. Jenis Kelinci Anggora Gambar Jenis kelinci Anggora memiliki ciri-ciri bulu yang tebal dan lembut. Foto Bukalapak Jenis kelinci Anggora berasal dari negara Turki. Jenis kelinci ini memiliki banyak manfaat, terutama pada bagian bulunya. Jika di Indonesia biasanya jenis kelinci Anggora hanya dijadikan hewan peliharaan, di negara-negara Eropa bulu kelinci Anggora dimanfaatkan untuk menjadi wool. Jenis kelinci Anggora memiliki ciri-ciri bulu yang tebal dan lembut. Dan pada bagian ujung telinga dan kakinya memiliki bulu berwarna yang berbeda, ada yang berwarna putih, coklat, abu-abu, dan hitam. Baca juga 11 Jenis Kucing yang Terpopuler di Dunia dan Indonesia 2. Jenis Kelinci Rex Gambar Jenis kelinci Rex dibudidayakan untuk diambil daging dan bulunya. Foto Nah, jenis kelinci yang satu ini berasal dari Argentina. Sama dengan jenis kelinci flemish, kelici ini dibudidayakan untuk diambil daging dan bulunya. Bulu pada kelinci Rex juga biaasnya dimanfaatkan untuk bahan baku jaket. Jika dilihat dari bulunya, jenis kelinci Rex terdapat dalam beberapa macam. Mulai dari white rex, black rex, dan dalmantian rex. Dan karena bobotnya yang hanya sekitar 1-3 kg saja, jenis kelinci ini jadi tidak cocok jika dijadikan kelinci pedaging. 3. Jenis Kelinci Himalaya Gambar Jenis kelinci Himalayan cukup sulit untuk dikawinkan. Foto info peternakan Jenis kelinci yang satu ini cukup terkenal karena biasanya memiliki warna dasar putih dan warna lain pada bagian hidung, ekor, telinga, dan kaki. Satu hal unik pada jenis kelinci ini adalah memiliki mata yang berwarna merah. Jenis kelinci Himalayan cukup sulit untuk dikawinkan, dan dalam sekali melahirkan bayi hanya 2-6 ekor saja. Hal itu juga yang membuat jenis kelinci Himalaya memiliki harga yang cukup mahal. 4. Jenis Kelinci Dutch Gambar Kelinci jenis Dutch memiliki banyak peminat di Indonesia. Foto Hewanmu Dari namanya saja sudah jelas bahwa jenis kelinci yang satu ini berasal dari negeri Belanda. Ciri-ciri yang paling terlihat dari jenis kelinci Dutch adalah bulunya yang pendek dan cukup bervariasi. Kelinci ini termasuk kelinci yang paling banyak peminatnya di Indonesia, baik para peternak maupun para pecinta hewan peliharaan. Para peternak memilih untuk mebudidayakan jenis kelinci ini karena kelinci ini mampu melahirkan sekitar 7-8 ekor. Baca juga 5 Makanan yang Bisa Menurunkan Berat Badan Kucing Kamu 5. Jenis Kelinci Lop Gambar Jenis kelinci Lop memiliki bentuk telinga yang menggantung dari bagian atas kepala sampai ke pipi. Foto Jika biasanya kelinci memiliki bentuk telinga yang tegak, hal tersebut tidak dimiliki oleh jenis kelinci Lop. Karena jenis kelinci ini memiliki bentuk telinga yang menggantung dari bagian atas kepala sampai ke pipi, mirip dengan telinga anjing. Jenis kelinci Lop memiliki bulu yang cukup unik, berwarna putih dan terdapat dot warna hitam. Satu hal unik dari jenis kelinci Lop adalah semakin tua, harganya akan semakin mahal, bahkan bisa sampai 4 juta Rupiah. 6. Jenis Kelinci Satin Gambar Jenis kelinci Satin biasanya dipelihara, namun juga bisa dikonsumsi. Foto Pusat kelinci Jenis kelinci yang satu ini berasal dari negeri Paman Sam. Jenis kelinci ini biasanya digunakan sebagai kelinci peliharaan, namun tidak sedikit juga yang menjadikan jenis kelinci Satin untuk dikonsumsi. Jenis kelinci ini cukup unik, karena biasanya kelinci Satin lebih besar daripada jantan. Dan berat badannya berkisar diantara 3,8 – 5kg. Sifatnya yang jinak dan penurut menjadi alasan mengapa kelici Satin menjadi pilihan tepat untuk dipelihara. 7. Jenis Kelinci Lion Gambar Jenis kelinci Lion sebenarnya adalah keturunan dari jenis kelinci Anggora Inggris. Foto Dictio Jenis kelinci Lion sebenarnya adalah keturunan dari jenis kelinci Anggora Inggris. Bulunya yang lebat di bagian lehernya tampak seperti singa, sehingga jenis kelici ini diberi nama Lion. Meskipun masih keturunan dari kelinci Anggora, namun tidak banyak ciri-ciri kelinci Anggora yang kamu bisa temukan di kelici Lion. 8. Jenis Kelinci Polish Gambar Jenis kelinci Polish mampu bertahan hidup hingga 7 tahun atau lebih. Foto Duniaq Banyak anggapan yang menyatakan bahwa jenis kelinci Polish adalah jenis kelinci paling tua. Karena kelinci yang berasal dari negeri Belanda ini pertama kali ditemukan pada tahun 1884. Jenis kelinci Polish mampu bertahan hidup hingga 7 tahun, bahkan lebih. Kelinci ini memiliki ciri-ciri telinganya yang pendek bulat runcing, matanya yang tajam berwarna merah, dan bulunya halus. Baca juga Perbedaan Antara Makanan Kucing Dewasa dan Anak Kucing 9. Jenis Kelinci Dwarf Gambar Kelinci jenis Dwarf warna putih biasanya menjadi variasi paling diminati. Foto Duniaq Jenis kelinci Dwarf merupakan kelinci yang memiliki tubuh kerdil. Bentuk kepalanya yang bulat, telinga kecil, dan lehernya yang pendek menjadi ciri-ciri utama dari jenis kelinci Dwarf. Karena sering dikawin silangkan dengan berbagai jenis kelinci lain, jadi jenis kelinci Dwarf memiliki variasi warna yang sangat banyak. Meskipun memiliki variasi warna yang sangat banyak, namun warna putih dengan mata berwarna merah tetap menjadi variasi yang paling diminati untuk diperlihara. 10. Jenis Kelinci Tan Gambar Harganya yang tidak terlalu mahal membuat kelinci jenis Tan cocok untuk dipelihara. Foto Duniaq Jenis kelinci yang terakhir akan kita bahas adalah kelinci Tan. Kelinci ini pertama kali ditemukan merupakan kelinci liar dan sangat penakut, namun setelah dikembangkan, jenis kelinci ini berkembang dan memiliki bentuk tubuh yang sangat menarik. Jenis kelinci tan memiliki warna yang sangat bagus, yaitu perpaduan antara warna hitam dan coklat. Dan dari segi harga, jenis kelinci ini tidak terlalu mahal. Jadi masih cocok untuk dimiliki sebagai binatang peliharaan. 11. Kelinci Holland Hop Kelinci ini adalah kelinci pertunjukkan yang populer. Trahnya berasal dari Belanda dan telah diakui secara resmi oleh American Rabbit Breeders Association pada tahun 1979. Mereka tergolong ke kelinci berukuran mini dengan berat kurang lebih 1 kg. Meskipun bentuknya lucu dan terlihat jinak, kelinci jenis ini sebenarnya cukup sensitif. Mereka tidak suka di dalam kandang terlalu lama atau dipegang dan digendong terlalu erat. Oleh karena itu, saat memilikinya kamu perlu mengawasi saat anak-anak bermain bersama kelinci Holland Hop ini. 12. Kelinci Mini Satin Salah satu ras kelinci peliharaan berukuran kecil dan memiliki bulu yang sangat lembut dan berwarna kemilauan. Ras ini mulai populer saat gen saatin pertama kali dikenali pada tahun 1956. Sejak saat itu, para peternak kelinci mulai bereksperimen untuk membuat ras satin ini memiliki versi yang lebih kecilnya. Dari segi kepribadian, mini satin cukup pasif-agresif. Mereka bisa sangat tenang dan bisa berubah agresif saat berada di sekitar orang-orang. Untuk tempat, ras ini bisa beradaptasi dengan rumah yang kecil tanpa halaman sehingga menjadikannya cocok untuk dipelihara bagi mereka yang tinggal di apartemen. 13. Kelinci Lionhead Seperti namanya, ras yang satu ini memiliki kepala yang serupa seperti singa, yaitu ada bulu-bulu yang lebih panjang di sekitar kepalanya. Awalnya ras ini ditemukan di Belgia dan merupakan kawin silang antara kelinci Swiss Fox dengan Netherland Dwarf. Mutasi genetik ini kemudian menghasilkan Lionhead juga dikenal dengan sebutan mane gene. Lionhead menjadi hewan peliharaan yang aktif dan jinak sehingga aman untuk teman bermain anak-anak. Namun, pemeliharaannya cukup rumit karena memerlukan pendekatan perawatan yang berbeda dari jenis kelinci lainnya. 14. Kelinci Mini Lop Ras ini mungkin menjadi salah satu ras yang paling populer di dunia. Mini Lop sering dikembangbiakan sebagai hewan peliharaan ataupun pertunjukkan kelinci. Secara fisik, ia mirip dengan Holland Lops hanya saja tekstur kupingnya lebih lembut. Mereka tergolong kelinci yang ceria dan menyenangkan serta mudah untuk dilatih. Mini Lop juga sangat ramah terhadap kelinci atau hewan lainnya, tapi mereka cenderung lebih menyukai anak-anak yang tidak terlalu aktif. Ras ini membutuhkan stimulasi intelektual, jadi pastikan meletakkan banyak mainan di dalam kandang mereka. 15. Kelinci Jersey Wooly Ras ini merupakan hasil kawin silang antara ras French Angora dengan Netherland Dwarf. Karakteristiknya bisa dilihat dari bulunya yang tebal seperti sebuah mantel. Pertama kali diperkenalkan ke ARBA pada tahun 1984, ras ini kemudian menjadi salah satu jenis kelinci yang paling banyak dipamerkan di pameran kelinci di Amerika Serikat. Kepribadiannya sangat ramah dan tergolong hewan peliharaan yang kalem. Hal yang perlu diperhatikan adalah perawatan bulu-bulunya. Bulunya yang tebal rentan menjadi sarang kutu yang bisa merusak kualitas dari bulu-bulunya. Itulah 15 jenis kelinci yang bisa kamu jadikan hewan peliharaan. Dan saat kamu sudah memelihara kelinci, pastikan kamu memiliki segala perlengkapan yang dibutuhkan. Kamu bisa membeli segala perlengkapan kelinci kamu di Bukalapak. Jadi, jenis kelinci apa yang kamu ingin pelihara?

jenis kandang yang paling cocok untuk kelinci kesayangan adalah